Berita
1 Jan 2026, Kam

Penegakan Hukum Keluang Mati Suri, POSE RI Siap Gelar Aksi Demo Mabes Polri dan Kompolnas.

Palembang Sumsel SibaNews.com-, Gelombang kekecewaan terhadap mandeknya penegakan hukum di Sumatera Selatan kian menguat.

Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Organisasi Sosial & Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) menegaskan akan menggelar aksi unjuk rasa di Mabes Polri dan Kompolnas Jakarta, sebagai bentuk protes keras atas maraknya praktik minyak ilegal yang terus dibiarkan tanpa penindakan tegas.

Aksi yang akan digelar tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya di Mapolda Sumsel, yang dinilai gagal menertibkan kegiatan pengeboran dan penyulingan minyak ilegal di Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan.

Ketua Umum POSE RI, Desri Nago, S.H., menilai aparat kepolisian di wilayah hukum Sumatera Selatan, terkhususnya Polsek Keluang dan Polres Muba, telah kehilangan taring.

“Penegakan hukum di Polsek Keluang sudah mati suri. Belasan kali terjadi kebakaran sumur minyak ilegal, tapi tak satu pun tersangka muncul. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi dugaan pembiaran sistematis,” tegas Desri, Kamis (16/10/2025).

Menurut Desri, praktik minyak ilegal yang marak di Keluang bukan lagi rahasia. Aktivitas pengeboran dan penyulingan berlangsung terang-terangan, bahkan disinyalir melibatkan oknum aparat penegak hukum.

“Kebakaran demi kebakaran hanya jadi mesin uang bagi segelintir oknum. Proses hukum mandek, pelaku bebas berkeliaran, sementara warga hidup di bawah ancaman ledakan dan polusi,” ungkapnya.

POSE RI menuding lemahnya reaksi Kapolda Sumsel dan Kapolres Muba memperkuat dugaan adanya kompromi dan minimnya komitmen dalam memberantas mafia minyak ilegal.

“Kami akan melaporkan Kapolda Sumsel dan Kapolres Muba ke Kompolnas dan Mabes Polri. Mereka membiarkan Kapolsek Keluang, Kanit Reskrim, dan Kanit Intelkam tetap menjabat meski gagal total dalam penanganan kasus,” ujar Desri.

Selain soal hukum, POSE RI juga menyoroti kerusakan ekologis masif yang diakibatkan pembiaran aktivitas ilegal tersebut. Pencemaran tanah, air, dan udara disebut sudah tak terhindarkan.

“Kalau ini terus dibiarkan, Muba akan jadi bom waktu lingkungan. Hukum tidak boleh tunduk pada kepentingan uang dan jaringan mafia minyak,” tegasnya.

Desri memastikan, aksi di Jakarta nanti bukan gertakan kosong. POSE RI akan membawa bukti-bukti lengkap, data lapangan, serta dokumentasi aktivitas ilegal di wilayah hukum Polsek Keluang.

“Kami datang bukan untuk orasi kosong. Kami bawa bukti, laporan resmi, dan tuntutan tegas agar Kapolsek, Kanit Reskrim, serta Kanit Intelkam dicopot. Kapolres dan Kapolda pun harus bertanggung jawab atas pembiaran ini,” pungkasnya.(Td).

Share Medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sorry, you can't copy this post