Berita
3 Feb 2026, Sel

Banjir Rendam Dusun di Tebing Bulang, Aktivitas Warga Terhenti Sementara,Berharap Penanganan Cepat dari Pemerintah.

Muba Sumsel SibaNews.com-,
Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sungai Keruh sejak dini hari menghadirkan situasi yang cukup memprihatinkan bagi warga Desa Tebing Bulang. Tiga dusun Dusun 2, Dusun 4, dan Dusun 9 terendam banjir setelah air Sungai Keruh meluap dan diperparah oleh aliran air dari hulu.

Air mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 04.00 WIB. Menjelang pagi, ketinggiannya telah mencapai lutut orang dewasa, membuat warga harus menahan aktivitas sehari-hari.Kamis (11/12/2025)

Para petani yang biasanya sudah bersiap ke ladang pun terpaksa menunda pekerjaan mereka sambil memantau kondisi air yang terus berubah.

Dampaknya juga dirasakan dunia pendidikan. Taman Kanak-Kanak Mutiara di Dusun 2 tidak dapat beroperasi hari ini karena halaman dan ruang belajar ikut tergenang. Suasana ceria anak-anak sementara digantikan kekhawatiran orang tua yang memprioritaskan keselamatan keluarga.

Melihatbkondisi tersebut, Aparat Polsek Sungai Keruh bersama Satpol PP telah turun langsung memastikan keadaan tetap aman serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga. Kehadiran mereka memberikan sedikit rasa tenang di tengah situasi yang masih berkembang.

Kecamatan Sungai Keruh memang dikenal sebagai wilayah yang rentan banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Kondisi geografis yang berdekatan dengan aliran sungai besar membuat masyarakat harus selalu siaga setiap musim penghujan tiba.

Di tengah kondisi ini, warga berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan darurat dan langkah penanganan awal. Kebutuhan logistik, pemantauan debit air, serta bantuan untuk kelompok rentan menjadi prioritas yang dinantikan.

“Semoga ada perhatian cepat untuk membantu warga yang terdampak,” ujar Nurdin, salah satu warga, menyampaikan harapannya dengan nada tenang namun penuh kecemasan.(Td).


Share Medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sorry, you can't copy this post