

.Muba Sumsel-SibaNews. com-,
Sebuah langkah humanis dan beradab kembali ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Sanga Desa bersama Kepolisian Sektor Sanga Desa dalam menangani peristiwa tindak kekerasan yang melibatkan seorang warga berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terhadap tetangganya di Desa Ngunang.
Camat Sanga Desa Rusdiwan, S.Pd., M.Pd., bersama Kapolsek Sanga Desa IPTU Dr. Candra Kalepi, S.H., M.H., memimpin langsung proses mediasi yang berlangsung di Mapolsek Sanga Desa, Selasa (20/01/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur strategis, mulai dari Polsek Sanga Desa, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa Ngunang, Puskesmas Ngulak, hingga pihak keluarga pelaku.


Pendekatan yang digunakan tidak semata berbasis hukum, melainkan mengedepankan perspektif kemanusiaan, kesehatan mental, dan rekonsiliasi sosial.
Pelaku yang diketahui menyandang status ODGJ diperlakukan dengan pendekatan medis dan sosial, sementara korban dan keluarga diberikan ruang keadilan melalui dialog terbuka dan bermartabat.
Melalui komunikasi yang intensif, terbuka, dan penuh empati, mediasi akhirnya mencapai titik terang. Seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai, dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat serta kebutuhan penanganan khusus bagi pelaku.


Kesepakatan ini menjadi bukti bahwa penyelesaian konflik tidak selalu harus berujung pada proses represif, melainkan dapat ditempuh melalui jalan dialog, empati, dan tanggung jawab kolektif.
Camat Sanga Desa Rusdiwan menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung martabat manusia.
Sementara itu, IPTU Dr. Candra Kalepi menekankan bahwa keamanan sejati tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari rasa saling memahami.
Mediasi ini tidak hanya menyelesaikan satu konflik, tetapi juga menjadi refleksi sosial bahwa masyarakat yang beradab adalah masyarakat yang mampu menyelesaikan luka dengan akal sehat, bukan dengan amarah.
Desa Ngunang hari ini tidak hanya kembali kondusif, tetapi juga mencatat sejarah kecil tentang bagaimana kemanusiaan mampu berdiri lebih tinggi dari amarah.(Td).
