Breaking
6 Apr 2025, Ming

Jalan Lintas Provinsi Sekayu-Lubuk Linggau Tetap Berlubang,Meskipun Pernah Ditambal Sulam.

Musi Bayuasin Sumatera Selatan – SibaNews.com,-Kondisi jalan lintas Tengah (jalan lintas Provinsi Sekayu-Lubuk Linggau) kembali menuai kritik serta keluhan dari pengguna jalan.Meski perbaikan berupa tambal sulam pernah dilakukan, jalan tersebut tetap berlubang serta dapat menimbulkan dampak membahayakan pengendara.Banyak pengendara, terutama sopir truk dan kendaraan roda dua, mengeluhkan kerusakan jalan yang menghambat perjalanan.

Selain memperlambat arus lalu lintas, lubang-lubang di jalan kerap menjadi penyebab kecelakaan, terutama pada malam hari ketika penerangan minim,serta sehabis diguyur hujan,sering tak terlihat jelas oleh pengendera kondisi lubang pada badan jalan lintas provinsi sekayu lubuk linggau ini.

Seperti pada kondisi jalan yang tepat nya berada di Kelurahan Ngulak,kecamatan Sanga Desa,kabupaten Musi Banyuasin provinsi sumatera selatan ini,terlihat kondisi lobang -Lobang yang berada di badan jalan terlihat semangkin memprihatikan,serta kondisi ini dapat mebahayakan penguna jalan saat berkendara.

Menurut warga yang melintas, kondisi kerusakan jalan ini sudah lama,namun sepertinya belum ada perhatian serius dari pemerintah.

“Jalan ini sudah lama rusak, pernah kami lihat adanya perbaikan dengan cara tampal sulam,kesannya setiap kali ditambal hanya bertahan beberapa bulan saja, setelah itu berlubang lagi. Kami merasa pemerintah kurang serius menangani masalah ini,” ujarnya.

Ditempat terpisah warga yang tidak mau menyebutkan namanya, disebut saja (Sopir lintas) mengatakan pada awak media 23/01/2025.

Kondisi Jalan provinsi Sekayu – Lubuk linggau ,Bukan hanya pada titik wilayah Ngulak saja terdapat lobang – lobang ,seperti dititik jalur Desa Terusan Sanga Desa, Desa Sugiwaras,Desa beruga Babat toman juga terdapat lobang – lobang besar, bahkan pada titik jalan tepatnya berada diatas jembatan musi Desa Beruga terlihat sudah ada lobang juga,hal itu kalau tidak segera diperhatikan,selain inprastruktur jalan ini akan bertambah hancur juga dapat membahayakan pengendara ,terutama bagi pengendara roda dua.

“Bukan hanya pada titik wilayah Ngulak saja terdapat lobang – lobang ,seperti dititik jalan lintas berada di Desa Terusan Sanga Desa, Desa Sugiwaras,Desa beruga Babat toman juga terdapat lobang – lobang besar, bahkan pada titik jalan tepatnya berada di atas jembatan musi Desa Beruga tanpak sudah ada lobang juga,hal itu kalau tidak segera diperhatikan,selain iprastruktur jalan ini akan bertambah hancur juga dapat membahayakan pengendara ,terutama bagi pengendara roda dua.”katanya.

Selaku warga ia juga menduga, kualitas material yang digunakan sewaktu tambal sulam diduga tidak sesuai standar,kesanya hanya mebesarkan pengunaan angaran saja.

“Percuma ditambal belum lama berlobang lagi, perbaikannya berulang-ulang,namun kualitas dan kuatitas sehabis dirambal ,jalan kita ini masi seperti itulah ,habis ditambal berlobang lagi,Uang negara habis Kita masi menikmati jalan berlobang “. cetusnya.

Lebih lanjut warga pengguna jalan lintas provinsi sekayu – lubuk lingau ini juga mengatakan ,Selain diduga kualitas matrial yang kurang baik diwaktu melakukan tambal sulam,juga disebkan faktor curah hujan yang tinggi menyebabkan genangan pada badan jalan yang terdapat lobang saat ini ,juga banyaknya kendaraan berat yang melintas menjadi faktor mempengaruhi kondisi jalan lintas provinsi sekayu – lubuk linggau ini cepat rusak.

“Banyaknya kendaraan berat yang melintas menjadi faktor memperngaruhi kondisi jalan lintas provinsi sekayu – lubuk linggau ini cepat rusak, Yang menjadi pertanyaan itu apakah memang dibiarkan, atau intasi pemerintah yang mengatur pada perhubungan lintas darat ini,tidak punya timbangan untuk mengukur tonase maksimal bagi kenderaan yang bermuatan layak untuk melewati jalan lintas ini,mungkin tidak cepat rusak kalau jalan ini diatur tegas batas maksimal tonase boleh milintas,kalau hanya sebatas tampal sulam sudah itu rusak lagi, kita warga juga gak tau sudah berapa uang Negara selama ini tekucur untuk tampal sulam jalan ini.” Imbuhnya.

Warga mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan total, bukan hanya tambal sulam yang bersifat sementara.

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar jalan ini tidak terus-menerus menjadi masalah,harapanya jalan lintas ini bisa mulus tidak ada lobang-lobang lagi seperti saat ini”harapnya.

Sementara itu , untuk mengatahui besaran angaran biaya yang belum diketahui, yang sempat disingung warga dalam perihal pengerjaan tampal sulam pernah dilakukan sebelumnya, maupun pernyataan resmi dari pihak terkait untuk mengetahui apakah akan ada rencana perbaikan permanen kedepan terhadap jalan lintas tersebut ,Hingga berita ini diterbitkan, belum adanya konfirmasi lebih lanjut.(Td)

Share Medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sorry, you can't copy this post